Blog ini merupakan Media online Matpel Ekonomi SMAN 4 Cilegon * ©2016

Jumat, 08 Juni 2012

UNJ ku Tinggal Kenangan

Saya masuk UNJ di September 2004 dan meninggalkan Kampus itu secara total Januari 2009. 


Sekitar tahun 2004-2006 setidaknya saya agak berbangga, Kampus saya tercinta dijadikan salah satu tempat syuting film GIE (2005) dan Lentera Merah (2006). Tapi maaf, bukan karena keindahannya tapi karena Kampus kami cocok dengan tema film-film tersebut, kesan klasik untuk film GIE dan agak horor untuk film Lentera Merah.

Tapi kini, rasanya citra klasik dan agak horor tersebut agaknya berubah, selepas saya meninggalkan kampus itu, rupanya mereka berbenah. Tidak aneh juga, karena wacana "pemugaran" ulang Kampus memang sudah ada semenjak saya masih aktif sebagai mahasiswa kabarnya waktu itu menggunakan pinjaman dari salah satu Bank Pembiayaan Asia. Ketika saya kembali di 2010 pembangunan tengah berlangsung, puncaknya saat Registrasi Mahasiswa Baru tahun lalu (2011), saat itu saya mengantar keponakan daftar ulang ke UNJ, dan agak heran ternyata banyak sekali perubahan, beberapa diantaranya adalah:
1. Perpustakaan

Tampak Lawas
Tampak Baru

2. Gd. Adm/BAAK


Salah satu tempat kuliah saya (Adm lt. 4) - tampak lawas
Tampak barunya sangat futuristik, tapi maaf tak punya fotonya, kalau bisa dibayangkan motifnya serupa dengan perpustakaan tampak baru

3. Rektorat

Tampak Lawas

Tampak Baru

4. Teater Sastra


Lawas
Yang tanda panah merah itu (Teater Sastra) terakhir ke sana sudah rata dengan tanah.

5. Pusat Sertifikasi



Gedung megah ini berdiri di atas kisah dan puing-puing sejarah Teater Besar yang hangus karena MLM.

6. Gedung Sarwahita




Sekarang Gedung ini sudah dibumihanguskan, terakhir ke sana sudah rata dengan tanah dan entah akan dibangun apa nantinya. Agak sedih juga, karena itu tempat penuh kenangan. Di gedung itu, pada masa-masa awal kuliah (2004) menjadi tempat favorit untuk berlama-lama, karena voucher gratis internet di ITSC, dan pada masa akhir kuliah (2008) lewat LPM (lembaga Pengabdian Masyarakat) telah berjasa secara tidak sengaja "membuang" kami ke tanah Banten untuk mendapatkan "penghidupan yang lebih layak".

Ada satu tambahan lagi (bonus), memang tidak ada hubungannya dengan UNJ tapi berkaitan dengan bagaimana saya bisa sampai dan pulang dari UNJ, dialah KRL Bekasi-Jkt PP hehe. Kalau dulu ditemani oleh KRL Hitachi di 06.20 saat berangkat dari Bekasi dan sekitar pukul 15.00 dari Stasiun Klender saat pulang, kini hampir semua armada diganti dengan KRL Commuter Line (eks. Jepang), walaupun masih sering juga liat KRL Hitachi dan KRL Ekonomi lain yang lebih lawas.

KRL Ekonomi (Hitachi)
KRL CommuterLine

SEKIAN. Semoga bisa mengobati kerinduan.

Sebagian besar gambar dari http://printonomics.blogspot.com


facebook
0 blogger

0 komentar:

Posting Komentar