Blog ini merupakan Media online Matpel Ekonomi SMAN 4 Cilegon * ©2016

Selasa, 25 September 2012

Teori Pertumbuhan Ekonomi (1) Aliran Historis

1. Aliran Historis


a. Friedrich List


Menurut Friedrich List pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat dibagi menjadi beberapa tingkatan, yaitu: 
1) Masa Berburu dan Mengembara, dengan ciri-ciri:
  • kehidupan bergantung pada alam
  • berpindah-pindah tempat (nomaden)
  • belum terjadi pertukaran dengan uang
  • berlakunya hukum rimba
  • mata pencahariannya berburu 
2) Masa Beternak dan Bertani, karena makin sedikitnya sumber alam, manusia mulai melakukan  budi daya dengan beternak dan bertani. Pada tahap ini, manusia mulai hidup menetap. Oleh karena manusia hidup berkelompok, muncullah sebuah desa dengan kehidupan yang lebih teratur.
3) Masa Bertani dan Kerajian Tangan, dengan ciri-ciri:
  • kehidupan sudah menetap 
  • mata pencaharian bertani dan kerajinan tangan 
  • sudah menggunakan alat-alat untuk pertanian 
  • sudah mengenal budaya
  • kerajinan tangan dapat membantu peningkatan penghasilan 
4) Masa Industri dan Perniagaan, dengan ciri-ciri:
  • kehidupan sudah teratur
  • peralatan yang digunakan sudah moderen 
  • munculnya industri yang menyediakan lapangan kerja
  • produksi dapat diperbanyak 
  • perdagangan semakin maju dan berkembang


b. Karl Bucher
Karl Bucher membagi tingkat pertumbuhan ekonomi berdasarkan atas panjang pendeknya hubungan antara produsen dan konsumen dalam mendapatkan barang.
(1) Rumah Tangga Tertutup
(2) Rumah Tangga Kota
(3) Rumah Tangga Bangsa
(4) Rumah Tangga Dunia 

c. Werner Sombart














Menurut Werner Sombart pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat dibagi menjadi tiga tingkatan.

a. Masa Perekonomian Tertutup, dengan ciri-ciri:
  • kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan sendiri
  • setiap individu sebagai produsen sekaligus sebagai konsumen
  • belum ada pertukaran barang atau jasa
b. Masa Kerajinan dan Pertukaran, dengan ciri-ciri:
  • meningkatnya kebutuhan manusia
  • adanya pembagian tugas sesuai dengan keahlian
  • timbulnya pertukaran barang dan jasa
  • pertukaran belum didasari profit motive
c. Masa Kapitalis
  1. Tingkat prakapitalisme, dengan ciri-ciri: (a) kehidupan masyarakat masih statis, (b) bersifat kekeluargaan, (c) bertumpu pada sektor pertanian, (d) bekerja untuk memenuhi kebutuhan sendiri, (e) hidup secara berkelompok.
  2. Tingkat kapitalisme madya, dengan ciri-ciri: (a) kehidupan masyarakat sudah dinamis, (b) bersifat individual, (c) adanya pembagian pekerjaan, (d) terjadi pertukaran untuk mencari keuntungan
  3. Tingkat kapitalisme raya, dengan ciri-ciri: (a) usahanya semata-mata mencari keuntungan, (b) munculnya kaum kapitalis yang memiliki alat produksi, (c) produksi dilakukan secara masal dengan alat modern, (d) perdagangan mengarah ke persaingan monopoli, (e) dalam masyarakat terdapat dua kelompok, yaitu majikan dan buruh.
  4. Tingkat kapitalisme akhir, dengan ciri-ciri: (a) munculnya aliran sosialisme, (b) adanya campur tangan pemerintah dalam ekonomi, (c) mengutamakan kepentingan bersama, (d) hilangnya para majikan.

d. Bruno Hildebrand
Dalam teori ini, tingkat pertumbuhan ekonomi dibedakan atas alat tukar yang digunakan dalam pertukaran.
  • Masa Barter 
  • Masa Pertukaran dengan Uang
  • Masa Pertukaran dengan Kredit 

e. Walt Whiteman Rostow




W.W. Rostow membagi pertumbuhan ekonomi berdasarkan teknologi dan kemampuan produksi.
  • Masa Perekonomian Tradisional (traditional society)
  • Masa Perekonomian Peralihan (preconditions for take-off)
  • Masa Perekonomian Lepas Landas (take-off)
  • Gerak Menuju Kedewasaan (drive to maturity)
  • Tingkat Konsumsi Tinggi (high mass consumption


facebook
0 blogger

0 komentar:

Posting Komentar