Blog ini merupakan Media online Matpel Ekonomi SMAN 4 Cilegon * ©2016

Selasa, 25 September 2012

Teori Pertumbuhan Ekonomi (2) Aliran Klasik - Neoklasik

Aliran Klasik

1. Adam Smith

Pertumbuhan ekonomi sebenarnya bertumpu pada adanya pertambahan penduduk. Dengan adanya pertambahan penduduk maka akan terdapat pertembahan output atau hasil. Dengan demikian, pertumbuhan penduduk dapat dilihat dengan adanya pertambahan hasil. Kaitan antara pertumbuhan ekonomi dengan pertambahan hasil dilihat dari tiga faktor, yaitu:
1. Adanya persediaan sumber daya alam
2. Adanya jumlah penduduk
3. Persediaan barang modal



2. David Ricardo
Alam semesta sangat terbatas dan pertumbuhan penduduk semakin pesat. Pada akhirnya tingkat perkembangan perekonomian statis atau bahkan rendah sehingga hanya mampu untuk keperluan hidup saja.









Aliran Neoklasik

1. Robert Solow
Robert Solow menekankan perhatiannya pada pertumbuhan output yang akan terjadi atas hasil kerja dua faktor input utama, yaitu modal dan tenaga kerja. Yang termasuk faktor modal antara lain peralatan, bangunan, mesin, komputer, bahan baku, dan uang. Sementara ini faktor teknologi diasumsikan sebagai faktor yang konstan.
Q = F(C.L)

Dimana: Q = Jumlah yang dihasilkan, F = Fungsi, C = Modal, L = Tenaga Kerja



2. Harrod-Domar
Penambahan modal akan meningkatkan kemampuan menghasilkan barang dan menaikkan permintaan efektif. Kemampuan investasi masyarakat sangat ditentukan oleh permintaan agregat yang berdaya beli dari masyarakat. Keinginan berinvestasi masyarakat juga ditentukan oleh Marginal Effisiency of Capital (MEC), yaitu perbandingan pertumbuhan satu unit input modal dengan pertambahan output-nya.


3. Joseph Schumpeter
Pertumbuhan ekonomi suatu negara ditentukan oleh adanya proses inovasi (penemuan baru di bidang teknologi produksi) yamg dilakukan oleh para pengusaha.








Artikel terkait:
Teori Pertumbuhan Ekonomi (1) Aliran Historis


facebook
0 blogger

0 komentar:

Posting Komentar